Proyek dalam bisnis dan ilmu pengetahuan biasanya
didefinisikan sebagai sebuah usaha kolaboratif dan juga seringkali melibatkan penelitian atau desain, yang direncanakan untuk mencapai
tujuan tertentu . Proyek dapat juga didefinisikan
sebagai usaha sementara,temporer, dan bukan permanen, yang memiliki sasaran khusus dengan waktu pelaksanaan yang tegas.
Kata proyek berasal dari bahasa latin projectum dari
kata kerja proicere yang artinya "untuk membuang sesuatu ke depan" .
Kata awalnya berasal dari kata pro-, yang menunjukkan sesuatu yang mendahului
tindakan dari bagian berikutnya dari suatu kata dalam suatu waktu (paralel
dengan bahasa Yunani dan kata
iacere yang artinya "melemparkan". Sehingga kata "proyek" sebenarnya
berarti "sesuatu yang datang sebelum apa pun yang terjadi". Dalam
bahasa Indonesia, kata Proyek merupakan serapan dengan cara penerjemahan dari bahasa asing Project. Sehingga
mungkin kosakata ini akhirnya masuk ke dalam Daftar kosakata bahasa Indonesia yang
sering salah dieja menjadi "projek".
1. Scope
Scope berbicara masalah cakupan pekerjaan yang dilakukan. Terkadang hal ini yang menjadi perdebatan antara pelaksana proyek dengan pemilik proyek. Scope yang menjadi luas (biasanya terjadi pada proyek yang dilakukan ad-hoc, tanpa perencanaan atau metode yang tepat) akibat permintaan owner yang datang terus menerus dapat mempengaruhi waktu pelaksanaan proyek dan biaya proyek.
2. Time
Merupakan waktu pelaksanaan proyek. Semakin lama suatu proyek dikerjakan, maka semakin besar biaya operasional proyek yang dibutuhkan. Project Time management yang baik akan mempengaruhi besar kecilnya profit margin proyek yang didapat
3. Cost
Merupakan komponen biaya proyek. Komponen ini juga saling terkait dengan 2 komponen sebelumnya (scope and time) karena besar kecilnya biaya proyek (termasuk penambahan biaya jika diperlukan) akan mempengaruhi besarnya scope proyek serta cepatnya waktu pelaksanaan proyek
4. Quality
Kualitas merupakan harapan yang ingin didapatkan owner dari proyek tersebut dan atau mengacu pada standar tertentu (misal ISO). Kualitas dapat diraih dengan menentukan biaya, waktu dan scope proyek sesuai dengan kebutuhan.
Idealnya, Suatu proyek yang baik adalah proyek yang dapat selesai tepat waktu (time) dengan budget yang telah direncanakan sebelumnya (cost) sesuai dengan cakupan pekerjaan yang disetujui (scope) dengan kualitas yang diharapkan / ditentukan sebelumnya (quality).
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Proyek
http://hech61.wordpress.com/2008/11/26/4-hal-penting-dalam-project-management/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar